Antusias masyarakat bergabung dengan ojek berbasis online dianggap cukup tinggi. Bahkan PT Go-Jek Indonesia sampai-sampai membuka pendaftaran sebagai pengemudi sebanyak tiga gelombang selama Agustus 2015.
"Kita tidak menyangka respons masyarakat sangat besar bergabung dengan Go-Jek. Awalnya (rekrutmen) di ruko, tapi tidak memadai," kata Monica Oedang dari HRD Go-Jek kepada wartawan di Hall Basket Ball, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Karena tidak tertampung, Monica menggelar rekrutmen massal. Bulan ini, menurut dia, pihaknya membuka sebanyak tiga gelombang, yaitu, 11-14, 18-21, dan 25-28 Agustus. "Satu bulan penuh akan mengadakan rekrutmen massal," Pungkas dia.
Monica mengklaim, pihaknya merekrut ribuan orang per hari. Saat rekrutmen mereka langsung diberikan sejumlah atribut Go-Jek, seperti helm, gawai, satu kotak masker. Monica menekankan, tidak akan melepaskan begitu saja pengemudi di jalanan.
"Kita mementingkan pelayanan. Kita akan memberikan training. Mulai 18 Agustus untuk gelombang pertama kita akan training," ujar dia.
Adapun materi trainingnya adalah cara penggunaan aplikasi di android yang benar, online banking, safety driving, dan standar operation procedure yang berlaku. Baik fungsi Go-Jek sebagai pengangkut orang, juga pengantar barang.
Pemantauan di lokasi, ribuan orang rela antre untuk bergabung dengan Go-Jek. Bahkan, siang tadi sempat terjadi kericuhan, karena ada seseorang yang menyerobot antrean. Namun, beruntung petugas pengamanan dapat meredamkan.
Sumber : M Rodhi Aulia (Metrotvnews)

No comments:
Post a Comment